Juvederm Skinvive
Prosedur untuk mengisi kelembapan agar kulit tetap lembap dan meningkatkan elastisitas
Juvederm Skinvive (2CC)
Melembapkan tahan lama, memperbaiki tekstur kulit, memperkuat lapisan pelindung
700,000KRW
Pengenalan Perawatan
Prosedur ini mengisi kelembapan untuk menghasilkan kulit yang lembab dan meningkatkan elastisitas. Dengan kandungan HA premium yang memiliki viskositas tinggi, kelembapan diisi hingga ke dalam kulit, sehingga Anda dapat merasakan kilau kelembapan yang penuh dan bercahaya. *Disetujui oleh FDA Amerika Serikat
Prinsip

Prinsip Prosedur
Dengan menyuntikkan bahan premium HA (asam hialuronat) ke dalam lapisan dermis, kulit mendapatkan hidrasi secara mendalam dan regenerasi kulit dirangsang.
Proses Tindakan
Langkah 1 | Mendiagnosis kondisi kulit dan menentukan jumlah injeksi melalui konsultasi. Langkah 2 | Menyuntikkan bahan HA ke lapisan dermis untuk meningkatkan kelembapan dan regenerasi kulit. Langkah 3 | Perbaikan kulit akan terlihat secara bertahap setelah tindakan.
Manfaat yang Diharapkan

Kulit menjadi lembap dan teksturnya halus. Dengan perawatan rutin, Anda dapat menjaga kondisi kulit yang lembap dan sehat.
Direkomendasikan untuk
Peringatan
Jangan sentuh area tindakan dengan tangan Anda
Hindari sauna, olahraga berat, dan konsumsi alkohol pada hari yang sama.
Pelembapan yang cukup dan perlindungan dari sinar matahari sangat penting.
Memar dan bengkak bisa bersifat sementara
Silakan hubungi rumah sakit jika terjadi reaksi yang tidak biasa.
Pertanyaan Umum
Skinvive secara khusus diformulasikan untuk meningkatkan kelembapan dan elastisitas kulit, memperbaiki garis-garis halus, serta memperbaiki tekstur kulit.
Karena mengandung lidokain, prosedur ini menimbulkan rasa sakit yang minimal, dan penggunaan krim anestesi dapat membuat pasien merasa lebih nyaman selama tindakan.
Produk ini dapat membantu meningkatkan keseimbangan kelembapan dan minyak pada kulit tanpa memandang jenis kulit maupun usia.
Kemerahan dan bengkak umumnya mereda dalam waktu 7 hari sehingga pasien dapat segera kembali ke aktivitas normal.
Efek dari satu kali prosedur dapat bertahan selama 3 hingga 6 bulan atau lebih. Jika dilakukan tiga kali prosedur sesuai dengan siklus yang direkomendasikan, Anda dapat mengharapkan efek yang bertahan selama 6 hingga 12 bulan atau lebih.